Jumaat, 17 Julai 2009

Renungan Pagi ini

Sedikit Renungan Dicelah Kesibukan Kita Setiap Hari


Dalam suatu pertemuan iblis, syaitan dan jin, dikatakan: "Kita tidak dapat melarang kaum muslim ke Masjid", "Kita tidak dapat melarang mereka membaca Al-Qur'an dan mencari kebenaran", "Bahkan kita tidak dapat melarang mereka mendekatkan diri dengan Tuhan mereka Allah dan Pembawa risalahNya Muhammad", "Pada saat mereka melakukan hubungan dengan Allah, maka kekuatan kita akan lumpuh."

"Oleh sebab itu, biarkanlah mereka pergi ke Masjid; biarkan mereka tetap melakukan kesukaan mereka, TETAPI CURI WAKTU MEREKA , sehingga Mereka tidak lagi punya waktu untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah".

"Inilah yang akan kita lakukan," kata iblis. "Alihkan perhatian mereka dari usaha meningkatkan kedekatannya kepada Allah dan awasi terus kegiatannya sepanjang hari!". "Bagaimana kami melakukannya?" tanya para hadirin yaitu iblis, syaitan, dan jin. Sibukkan mereka dengan hal-hal yang tidak penting dalam kehidupan mereka, dan ciptakan tipudaya untuk menyibukkan fikiran mereka,"

Jawab sang iblis "Rayu mereka agar suka BELANJA, BELANJA DAN BELANJA SERTA BERHUTANG, BERHUTANG DAN BERHUTANG".

"Pujuk para isteri untuk bekerja di luar rumah sepanjang hari dan para suami bekerja 6 sampai 7 hari dalam seminggu, 10 - 12 jam seminggu, sehingga mereka merasa bahawa hidup ini sangat kosong." "Jangan biarkan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak mereka."

"Jika keluarga mereka mulai tidak harmoni, maka mereka akan merasa bahwa rumah bukanlah tempat mereka melepaskan lelah bila pulang dari bekerja".. "Dorong terus cara berfikir seperti itu sehingga mereka tidak merasa adanya ketenangan di rumah."

"Hasut mereka untuk membunyikan radio atau kaset selama mereka berkenderaan". "Dorong mereka untuk menonton TV, VCD, CD dan PC di rumah. Sepanjang hari. Bunyikan muzik terus menerus di semua restoran maupun pusat membeli-belah di dunia ini."

"Hal ini akan mempengaruhi fikiran mereka dan merosak hubungan mereka dengan Allah dan RasulNya"

"Penuhi meja-meja rumah mereka dengan majalah-majalah dan tabloid". "Sajikan mereka dengan berbagai berita dan gosip selama 24 jam sehari".

"Serang mereka dengan berbagai iklan-iklan di jalanan". "Banjiri kotak surat mereka dengan informasi tak berguna, katalog-katalog, undian-undian, tawaran-tawaran dari berbagai macam iklan.

"Muatkan gambaran wanita yang cantik itu adalah yang berbadan langsing dan berkulit mulus di majalah dan TV, untuk menggoda para suami hingga mereka terfikir bahwa PENAMPILAN itu menjadi unsur terpenting, sehingga membuat para suami tidak tertarik lagi pada isteri-isteri mereka"

"Buatlah para isteri menjadi sangat letih pada malam hari, buatlah mereka sering sakit kepala".

"Jika para isteri tidak memberikan cinta yang diinginkan sang suami, maka akan mulai mencari hiburan di luar". "Hal inilah yang akan mempercepatkan retaknya sesebuah keluarga"

"Terbitkan buku-buku cerita untuk mengalihkan kesempatan mereka untuk mengajarkan anak-anak mereka akan makna dan kepentingan bersolat."

"Sibukkan mereka sehingga tidak lagi punya waktu untuk mengkaji bagaimana Allah menciptakan alam semesta. Arahkan mereka ke tempat-tempat hiburan, fitness, konsert2, panggung2 wayang dan pusat2 yang melekakan"

"Buatlah mereka menjadi SIBUK, SIBUK DAN SIBUK." "Perhatikan, jika mereka jumpa dengan orang soleh, bisikkan gosip-gosip dan percakapan tidak berfaedah, sehingga percakapan mereka tidak mendatangkan apa-apa pahala sebaliknya berbuat dosa semata-mata.

"Isi kehidupan mereka dengan keindahan-keindahan semua yang akan membuat mereka tidak punya waktu untuk mengkaji kebesaran Allah." "Dan Dengan segera mereka akan merasa bahwa rezeki, kebaikan/kesihatan keluarga adalah merupakan hasil usahanya yang kuat (bukan atas izin Allah)."

PASTI BERHASIL, PASTI BERHASIL." "RENCANA YANG BAGUS ." Iblis, syaitan dan jin kemudian pergi dengan penuh semangat melakukan tugas MEMBUAT MUSLIMS MENJADI LEBIH SIBUK, LEBIH KELAM KABUT, DAN SENTIASA HURA-HURA". "Dan hanya ada sedikit waktu saja untuk beribadat kepada Allah maha Pencipta."

"Tidak lagi punya waktu untuk bersilaturahmi dan saling mengingatkan akan Allah dan RasulNya". Sekarang pertanyaan saya adalah, "APAKAH RENCANA IBLIS INI AKAN BERHASIL???"

Khamis, 16 Julai 2009

Tazkirah

Daripada al-Mustaurid bin Syaddad r.a., katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Tidaklah dunia ini kalau dibandingkan dengan akhirat, melainkan seperti sesuatu yang seseorang di antara kamu memasukkan jarinya ke dalam air lautan, maka cubalah lihat dengan apa ia kembali"

(Bermaksud, seberapa banyak air yang melekat di jarinya itu. Jadi dunia itu sangat kecil nilainya dan hanya seperti air yang melekat di jari tadi banyaknya.")

(Riwayat Muslim)

Tujuh Golongan Yang Dilindungi Allah Taala

Daripada Abu Hurairah r.a. pula, katanya, Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Ada tujuh macam orang yang akan dinaungi oleh Allah dalam naunganNya pada hari yang tiada naungan melainkan naunganNya sendiri (yakni hari kiamat), iaitu :

1) imam (kepala atau pemimpin) yang adil.
2) Pemuda yang membesar (sejak kecilnya) dalam beribadat kepada Allah.
3) Orang yang hatinya tergantung (sangat memerhatikan) kepada masjid-masjid.
4) Dua orang yang saling cinta-mencintai kerana Allah, keduanya berkumpul atas keadaan sedemikian itu dan keduanya berpisah atas keadaan sedemikian itu pula.
5) Orang lelaki yang diajak oleh wanita yang mempunyai kedudukan dan berparas cantik, lalu ia berkata: "Sesungguhnya saya ini takut kepada Allah," (demikian pula sebaliknya, iaitu wanita yang diajak lelaki lalu bersikap seperti di atas)
6) juga orang yang bersedekah dengan suatu sedekah lalu disembunyikan sedekahnya itu sehingga seolah-olah tangan kirinya tidak tahu apa yang dinafkahkan oleh tangan kanannya.
7) dan orang yang mengingat pada Allah di waktu keadaan sunyi lalu melelehlah airmata dari kedua matanya."

(Muttafaq 'alaih)

Tazkirah

Daripada Abu Said r.a., bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Sesungguhnya dunia adalah manis dan hijau (yakni menyenangkan sekali) dan sesungguhnya Allah menjadikan engkau semua sebagai pengganti di bumi itu(untuk mengolah dan memakmurkan) . Maka Allah akan melihat bagaimana yang engkau semua lakukan -untuk dibalas menurut masing-masing amalannya. Oleh sebab itu, bertaqwalah dalam mengemudikan harta dunia dan bertaqwalah dalam urusan kaum wanita."

(Riwayat Muslim)
Daripada Abu Abbas r.a., katanya: "Ada seorang lelaki datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata: "Ya Rasulullah, tunjukkanlah padaku sesuatu amalan yang apabila amalan itu saya lakukan, maka saya akan dicintai oleh Allah dan juga dicintai oleh seluruh manusia."

Beliau s.a.w. bersabda: "Berzuhudlah di dunia, tentu engkau dicintai oleh Allah dan berzuhudlah dari apa yang dimiliki oleh para manusia, tentu engkau akan dicintai oleh para manusia."

Hadis hasan yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan lain-lainnya dengan isnad-isnad yang baik.

Isnin, 13 Julai 2009

Jadual Perjumpaan j-QAF 09 Kali Ke-2

JABATAN PENDIDIKAN ISLAM DAN MORAL ,
IPGM KAMPUS TENGKU AMPUAN AFZAN

ATURCARA MAJLIS PERJUMPAAN j-QAF 2009KALI KEDUA.

PADA : 25 / 7 / 09 ( SABTU )
TEMPAT : Dewan mesyuarat PPD Kuantan


8.00 – 8.30 pagi - Pendaftaran Peserta j-QAF 09

8.30 – 9.00 pagi - Taklimat oleh Penyelaras j-QAF

9.00 - 10.00 pagi - Dialog Sesi 1.

10.00 – 10.30 pagi - Minum Pagi.

10.30 – 12.30 pagi – Ceramah P&P Jawi ( Penceramah Oleh JPN Pahang )

12.30 – 2.00 petang - Rehat , Makan Tengahari dan Solat

2.00 – 4.30 petang - Dialog Sesi 2

4.30 - 5.00 petang - Bersurai.

Disediakan oleh Penyelaras j-QAF

Tazkirah

Daripada Abu Said al-Khudri r.a. bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Apabila janazah itu telah diletakkan (dalam usungan) dan orang-orang lelaki membawanya di atas bahu-bahunya (diangkat ke kubur), maka jikalau janazah itu soleh, ia berkata:
Dahulukanlah aku, dahulukanlah aku,"(yakni segerakan ditanam kerana sudah amat rindu pada kerahmatan serta kenikmatan dalam kubur).

Tetapi jikalau janazah itu bukan shalih, maka ia pun berkata: Aduhai celakanya tubuhku, ke mana engkau semua membawa tubuhku ini. Suara janazah itu dapat didengar oleh segala benda, melainkan manusia, sebab andaikata ia mendengarnya, tentulah ia akan mati sekali."

(Riwayat Bukhari)

Ahad, 12 Julai 2009

Tazkirah

Daripada Abu Hurairah r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda:

"Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis kerana takut kepada Allah sehingga susu itu dapat kembali ke teteknya - menunjukkan suatu kemustahilan. Tidak akan berkumpullah debu fi-sabilillah itu dengan asap neraka Jahanam."

Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahawa ini adalah Hadis hasan shahih.